0

ALASAN MENGAPA AWAN BISA MENGAMBANG DI LANGIT

Saat melihat ke langit kita akan melihat sekumpulan awan yang mengambang dan berjalan di langit, muncul pertanyaan bagaimana cara awan bisa mengambang di langit? Secara sederhana awan dapat mengambang di langit di karenakan adanya perbedaan kepadatan udara di atmosfer. Awan sendiri terbentuk dari kumpulan uap air yang bersuhu rendah. Uap air tersebut akan berkondensasi menjadi tetesan air kecil atau kristal es dan membentuk awan.

Gambar oleh Gianni Crestani dari Pixabay

Pembentukan awan sangat erat kaitannya dengan suhu dan tingkat kelembaban, saat udara hangat serta lembab naik udara tersebut akan mengambang dan mendingin. Proses pendinginan ini yang menyebabkan uap air menjadi tetes kecil atau kristal.

Tetesan Air

Tetesan air kecil atau kristal es yang membentuk awan sangatlah ringan dan memiliki kepadatan yang lebih rendah di bandingkan udara di sekitarnya. Di samping itu daya apung memainkan peran penting dalam menjaga awan tetap mengambang.

Daya apung adalah gaya ke atas yang di berikan pada benda yang terendam di dalam fluida contohnya udara. Daya apung yang bekerja pada awan lebih besar daripada gaya gravitasi yang menarik ke pusat bumi yang memungkinkan awan tetap mengambang.

Untuk mendapatkan daya apung yang melebihi gravitasi awan harus berada dalam keadaan kesetimbangan dinamis. Di mana gaya ke atas dari daya apung seimbang dengan gaya kebawah dari gravitasi.

Selain itu, Pendinginan adiabatik juga mempengaruhi dalam pembentukan awan dan daya apung dari awan. Ketika udara naik, tekanannya akan mengalami penurunan. Hal tersebut yang menyebabkan pendinginan adiabatik, di mana udara mendingin dengan cepat tanpa pertukaran panas dengan sekitarnya. Pendinginan udara memungkinkan uap air mengembun dan menjadi formasi awan yang bisa kita lihat selama ini.

Gambar oleh Jean Louis Tosque dari Pixabay

Faktor lain yang menyebabkan awan dapat mengambang di langit adalah arus udara dan updraft yang berperan dalam menjaga awan tetap mengambang. Angin atmosfer menciptakan area udara naik yang di sebut sebagai updraft. Peristiwa ini akan mengangkat partikel awan dan mencegah jatuh ke tanah. Kecepatan dan arah arus udara inilah yang menentukan pergerakan dan bentuk dari awan.

Bentuk dari awan juga tidak kalah berpengaruh dengan kemampuan awan untuk mengambang. Awan sendiri memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan ketinggian. Contohnya seperti awan kumulus berbentuk seperti bulu dan sering di kaitkan dengan cuaca cerah, sedangkan awan stratus terbentuk dalam lapisan dan dapat menutupi bagian besar langit. Selain itu, bentuk lainnya seperti awan cirrus yang tipis dan berombak yang dapat di temukan pada daratan tinggi.

Lainnya di Teka teki semesta