0

SALMON: IKAN DENGAN PERJALANAN HIDUP DRAMATIS

Teka Teki Semesta Ikan salmon merupakan ikan yang banyak di konsumsi di semua belahan dunia dan di anggap sebagai salah satu ikan yang kaya akan nutrisi. Namun, siapa yang menduga bahwa ikan ini memiliki perjalan hidup yang cukup menarik dan memiliki makna yang dapat di pelajari serta dapat di implementasikan di kehidupan.

salmon alevin
Gambar oleh Vlad Vasnetsov dari Pixabay

Perjalanan ikan salmon di mulai saat mereka menetas dari telur telur nya, Ikan betina akan membuat sarang di hulu sungai atau rawa rawa untuk bertelur. Setelah menetas, ikan ini masih dalam bentuk larva yang biasa di sebut alevin. Di tahap ini, ikan salmon masih bergantung pada cadangan makanan yang tersimpan di dalam telur mereka. Larva alevin sedniri memiliki ukuran yang sangat kecil, sekitar 3-5 cm, dan masih berada di dalam sungai atau rawa rawa.

Pertumbuhan Ikan Salmon

Setelah beberapa minggu, larva alevin tumbuh dan berubah menjadi fry, yang memiliki ukuran yang lebih besar daripada larva alevin dengan panjang sekitar 5-10 cm. Pada tahap ini, fry mulai memakan plankton dan organisme organisme kecil lainnya. Ikan salmon Fry akan berada dalam sungai atau rawa rawa selama beberapa bulan, hingga ukuran mereka mencapai sekitar 15-20 cm.

Setelah mencapai ukuran tertentu, ikan salmon fry akan berubah bentuk menjadi smolt. Smolt sendiri adalah ikan salmon yang telah siap untuk bermigrasi ke laut untuk mencari makan yang lebih melimpah. Selama perjalanannya menuju laut ikan salmon smolt akan menempuh berbagai makan rintangan seperti air terjun, anak sungai yang mengecil, dan bahkan hingga banyaknya predator yang menanti di perjalanan atau sesampainya di laut.

Gambar oleh Cock-Robin dari Pixabay

Setelah mencapai lautan, ikan salmon akan tumbuh dengan cepat dan mencapai ukuran dewasa dalam kurun waktu 2-5 tahun. Ikan yang sudah dewasa akan bertelur, hebatnya ikan ini akan bertelur di tempat mereka menetas.

Mereka akan mengulangi perjalanan panjangnya dari hilir menuju hulu sungai untuk bertelur. Dengan resiko yang masih sama saat mereka bermigrasi ke laut dan yang lebih berat adalah ikan ini akan melawan arus sungai yang deras daripada saat mereka menuju laut.

Ikan tersebut bahkan akan mengeluarkan semua tenaganya untuk berenang melawan arus, melompat melewati bebatuan hingga air terjun. Sesampainya mereka ke hulu sungai ikan betina akan membuat sarang dan bertelur. Sedangkan ikan salmon jantan akan mengeluarkan sperma untuk membuahi telur telur tersebut.

Setelah bertelur, ikan salmon dewasa biasanya mati karena kehabisan energi untuk melakukan migrasi dan melakukan proses fertiliasi. Namun, telur-telur yang di tinggalkan akan menetas dan memulai perjalanan hidup baru sebagai alevin.

Demikianlah perjalanan hidup ikan salmon, yang mencakup beberapa tahap penting seperti alevin, fry, smolt, dan dewasa. Ikan yang tidak menyerah untuk menuju lautan walaupun perjalannya sulit dan penuh resiko. Saat mereka sampai tujuan ikan salmon pun akan kembali ke asalnya dengan resiko yang masih sama yaitu taruhan nyawa.